Pada era
Globalisasi Modern ini, kita dituntut untuk menguasai berbagai macam teknologi
yang ada saat ini. Teknologi tersebut berkembang begitu pesat di sekeliling
Kita. Berbagai macam kemudahan ditawarkan, mulai dari fitur hingga gaya
masing-masing teknologi tersebut. Seiring berkembangnya Zaman dan Teknologi
saat ini, berkembang pula Internet sebagai cara untuk dapat mengakses berbagai
informasi yang kita butuhkan. Sehingga Kita tidak perlu jauh-jauh untuk menuju
Perpustakaan Daerah atau mencari ilmu melalui sumber buku di Toko Buku.
Dengan adanya
teknologi anda dapat memanfaatkannya untuk mencari kabar dari seseorang
tersebut hanya dengan mengirim pesan teks singkat, atau pun mengirim pesan
elektronik. Sehingga tidak dibutuhkan waktu yang lama dan jarak yang panjang
untuk mendapatkan sumber ilmu pengetahuan atau pun hanya sekedar berdiskusi
mengenai materi pembelajaran disekolah.
Mudah?
Ya, begitulah kata tersingkat untuk mendeskripsikan cara mencari, menemukan,
dan menyebarkan informasi melalui Teknologi saat ini. Sehingga Guru dan Siswa
yang selalu berinteraksi di sekolah pun tidak akan merasa sulit dalam menemukan
referensi-referensi pembelajaran yang sedang di bahas.
Dengan
memanfaatkan teknologi dengan baik maka akan timbul suatu kemajuan dari segala
aspek baik ekonomi, sosial, politik, maupun pendidikan. Untuk aspek ekonomi,
tentu saja dengan mengakses informasi dari internet akan memakan sedikit biaya
daripada harus membeli buku di Toko Buku. Selain untuk mencari informasi,
Teknologi juga digunakan untuk bersosialisasi, misalkan Guru dapat berhubungan
dengan sesama Guru, Guru dengan Siswa, atau pun Siswa dengan Siswa dapat saling
berdiskusi mengenai materi pembelajaran di sekolah masing-masing.
Nah,
Kita sudah mengetahui apa itu teknologi dan kelebihannya bagi Kita selaku Guru
atau Siswa. Selanjutnya, Kami akan membahas bagaimana cara memanfaatkan
teknologi yang lebih terkhusus pada internet dalam dunia pendidikan, atau di
kenal dengan nama “e-Learning”.
e-Learning
e-Learning adalah suatu proses
belajar dan mengajar menggunakan media internet, dalam hal ini Guru dapat
memberikan bahan pelajaran (mengajar) kepada Siswa menggunakan media internet
seperti Blog atau Situs internet yang mengandung Media Pembelajaran. E-learning
merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya
bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media
jaringan komputer lain [Hartley, 2001]. Pengertian lain dari e-learning juga
disampaikan oleh Jaya Kusuma C. Koran [2000] yang mendefinisikan e-learning
sebagai sembarang Pe-ngajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian
elektronik (LAN, WAN atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran,
interaksi, atau bimbingan.
Berdasarkan beberapa pendapat
diatas, Kami menyimpulkan bahwa e-learning adalah kegiatan belajar dan mengajar
yang terjadi antara Guru dan Siswa melalui internet maupun komputer-komputer yang
telah terhubung dalam satu jaringan, misalnya proses belajar mengajar yang
terjadi didalam Labor Komputer.
e-learning ini dianggap sebagai
suatu pembelajaran berbasis web yang dapat diakses dengan menggunakan internet
atau sering disebut sistem on-line. Tetapi, pada dasarnya
e-Learning tidak hanya harus menggunakan sistem on-line, tetapi dapat juga
menggunakan sistem off-line seperti menggunakan CD-R atau Flashdisk untuk dapat
menunjang proses mengalirnya ilmu dari sumbernya (Guru) menuju ke Siswa.
E-Learning juga memiliki
beberapa kelebihan yang menjadi keunggulannya dalam proses belajar mengajar. Diantaranya,
pertama : hemat biaya karena tidak perlu membeli buku di Toko Buku; kedua :
akan mendorong Siswa lebih kreatif lagi dalam mencari ilmu sehingga
menghasilkan tunas bangsa yang kreatif dan inovatif; ketiga : hemat waktu,
karena media yang digunakan saat ini tersebar disekeliling kita dan mudah untuk
di dapat.
Selain memiliki kelebihan yang
menjadi keunggulan e-Learning dalam proses belajar mengajarnya, ternyata
e-learning juga memiliki aspek yang harus menjadi pertimbangan kita sekali
lagi. Memang penggunaan e-learning dapat menghemat biaya pelaksanaan
pembelajaran, namun dalam pemasangan e-learning tersebut tidaklah hanya
mengeluarkan biaya yang sedikit. Sehingga Guru ataupun Siswa harus merogoh saku
lebih dalam untuk mendapatkan media saat pertama kali akan menggunakan
e-Learning agar dapat berjalan sesuai rencana.
Peran pemerintah dan peran
masyarakat pun sangatlah penting dalam pelaksanaan e-learning untuk guru dan
siswa ini. Untuk itu, diperlukan sosialisasi e-Learning agar Guru dan Siswa
dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan lebih efisien.
Harapan Kami, kedepannya
Pemerintah dan Masyarakat turut bersama memberikan perhatian terhadap dunia
Pendidikan Indonesia. Dibutuhkan juga kerjasama yang kuat dari Kita semua, seperti
yang dilakukan oleh PT XL Axiata Tbk. Menurut Kami, kegiatan seperti ini sangat bagus dan harus didukung agar
e-Learning untuk Guru dan Siswa dapat terwujud.
Sekian dari Kami,
apabila ada yang ingin ditanyakan dapat mengisi kolom komentar, jangan lupa
untuk membagikan artikel ini melalui media sosial demi dunia Pendidikan
Indonesia.